RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP 5)
| STANDAR KOMPETENSI |
| Mengaktualisasikan Sikap dan Perilaku Wirausaha |
| KOMPETENSI DASAR |
| Membangun Komitmen Bagi Dirinya dan Bagi Orang Lain |
Oleh:
SUTARTI SPd
NIP 19540508 198503 2 003
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
| SEKOLAH | : | SMK |
| MATA PELAJARAN | : | Kewirausahaan |
| KELAS/SEMESTER | : | X / 1 |
| Pertemuan ke | : | 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 dan 8 |
| Alokasi Waktu | : | 8 x 45 menit (2 jam per minggu) |
| Standart Kompetensi | : | Mengaktualisasikan sikap dan perilaku wirausaha |
| Kompetensi Dasar | : | Membangun komitmen bagi dirinya dan bagi orang lain |
| 1. | Indikator | : | 1. Memiliki semangat dan tahan uji di setiap tantangan 2. Memiliki kesabaran di dalam berusaha 3. Menerapkan komitmen |
| 2. | Tujuan Pembelajaran | : | Setelah pelajaran selesai diharapkan siswa dapat / mampu: 1. Memiliki semangat dan tahan uji di setiap tantangan 2. Memiliki kesabaran di dalam berusaha 3. Menerapkan komitmen |
| 3. | Materi Ajar | : | 1. Faktor yang meningkatkan komitmen Seorang wirausaha yang mempunyai komitmen tinggi adalah orang yang mentaati atau memenuhi janjinya untuk memajukan usaha bisnisnya sampai berhasil. Berikut adalah faktor-faktor pendukung yang meningkatkan komitmen tinggi:
2. Penerapan komitmen tepat waktu Seorang wirausaha harus dapat memanfaatkan dan memandang waktu, sebagai berikut:
Artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan
Maksudnya waktu yang kita hadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang
Adalah bahwa waktu yang diberikan sesoarang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang
Maksudnya, menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang kita abaikan sehingga dapat menimbulkan kerugian 3. Penerapan kepedulian terhadap mutu hasil kerja Mutu atau kualitas prosuk ditentukan oleh daya tarik produk, teknik pembuatannya, bahan-bahannya dan adanya spesifikasi. Dan untuk menjamin mutu produk, setiap perusahaan harus mengadakan pengujian dan pengawasan. Kepedulian terhadap mutu (kualitas) memiliki elemen-elemen sebagai berikut:
4. Penerapan komitmen tinggi terhadap pengendalian diri
Ketabahan artinya tetap dan kuat di dalam menghadapi cobaan dan kesulitan hidup dalam berusaha. Para wirausaha diharapkan memiliki ketabahan karena kemajuan dan sukses harus diperoleh melalui kerja keras, keyakinan, perjuangan, pengorbanan dan ketabahan.
Keuletan artinya tangguh, kuat dan tidak mudah berputus asa Orang-orang yang ulet selalu mencari jalan yang lebih baik untuk maju dan mencapai sukses, akan tetapi tentu saja harus ditunjang dengan perjuangan dan kepercayaan terhadap diri sendiri.
Disiplin berarti latihan dan ketaatan terhadap aturan. Disiplin itu merupakan karakter yang bersifat perorangan dan datang dari diri sendiri, dan merupakan hasil dari kemauan.
Dengan bekerja sama dengan orang lain maka akan terbina suatu pergaulan yang saling membantu dan saling menolong. Sifat saling bekerja sama ini dapat terwujud bila tiap individu di dalamnya terdapat sikap saling pengertian, saling asah asih, dan saling asuh. 5. Pendidikan Karakter dan Pengembangan Budaya ( PKPB) disiplin, jujur, kreatif, inovatif dan mandiri. a. Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. b. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya yang menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan c. Kreatif dan inovatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki d. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas e. Peduli sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan |
| 4. | Metode Pembelajaran | : | 1. Ceramah bervariasi 2. Tugas individu (CL) model jigsaw 3. Pendekatan CTL | ||||||||||||||||||||||
| 5. | Langkah-Langkah Pembelajaran | ||||||||||||||||||||||||
| | a. Pertemuan ke 1 | : | i. | Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Guru menyampaikan kepada siswa hari ini akan mempelajari bagaimana membangun sebuah komitmen | |||||||||||||||||||||
| | | | ii. | Kegiatan Inti 1. Guru memberikan penjelasan mengenai apa yang dimaksud komitmen. 2. Guru mengajak siswa melakukan ‘brainstorming’ hubungan antara komitmen dengan tantangan, hambatan, peluang serta ancaman. Guru meluruskan bila ada pemahaman yang salah. 3. Guru melanjutkan dengan tanya jawab mengenai faktor-faktor yang menunjukkan seseorang memiliki komitmen. Siswa mencatat hal–hal yang penting. 4. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih belum dimengerti terkait materi yang dibahas | |||||||||||||||||||||
| | | | iii. | Penutup Refleksi, berdoa dan salam | |||||||||||||||||||||
| | b. Pertemuan ke 2 | : | i. | Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Guru meminta beberapa siswa mengemukakan pendapatnya mengenai mutu kerja | |||||||||||||||||||||
| | | | ii. | Kegiatan Inti 1. Guru mengajak siswa berdiskusi pentingnya kepedulian terhadap mutu hasil kerja dan siapa sajakah yang berkewajiban untuk berkomitmen dalam hal tersebut. 2. Para siswa diberi kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya. Guru menampung jawaban dari siswa, meluruskan pemahaman yang salah lalu menyimpulkan. 3. Guru menjelaskan pentingnya manajemen waktu untuk menjadi seorang wirausahawan yang berhasil. Guru menghubungkannya dengan perilaku tepat waktu dan tepat janji dalam lingkungan keseharian siswa. | |||||||||||||||||||||
| | | | iii. | Penutup 1. Guru memberi tugas kelompok. Satu kelas terdiri dari 8 kelompok yang masing-masing anggotanya 5 orang. 2. Tiap-tiap kelompok diminta untuk membuat kliping dengan sumber koran dan internet mengenai perusahaan-perusahaan di Indonesia yang menerapkan komitmen tinggi terhadap mutu hasil pekerjaan dan aspek-aspek kerja lainnya. Tiap kelompok juga diminta melakukan analisis. 3. Refleksi, berdoa dan salam | |||||||||||||||||||||
| | c. Pertemuan ke 3 | : | i. | Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas kelompok yang telah diberikan | |||||||||||||||||||||
| | | | ii. | Kegiatan Inti 1. Guru memilih 4 kelompok secara acak, dan meminta untuk melakukan presentasi tugas kelompoknya. 2. Setiap setelah satu kelompok melakukan presentasi, kelompok lain yang tidak sedang melakukan presentasi mencatat hal-hal yang penting lalu memberi pertanyaan ataupun pendapatnya terhadap bahasan yang dikemukakan kelompok yang bertugas presentasi 3. Guru memberi kesempatan kepada setiap setiap anggota kelompok untuk berperan aktif dalam kelompok masing-masing. Guru sebagai moderator. 4. Guru melakukan pengamatan mengenai kerja sama, keaktifan, kreatifitas dan kemampuan siswa menangkap intisari bahasan. 5. Setiap presentasi diakhiri dengan membuat kesimpulan yang difasilitasi oleh guru. Guru meluruskan bila ada pemahaman yang salah dari siswa | |||||||||||||||||||||
| | | | iii. | Penutup 1. Siswa diminta mengumpulkan tugas kelompoknya 2. Refleksi, berdoa dan salam | |||||||||||||||||||||
| | d. Pertemuan ke 4 | : | i. | Kegiatan Awal Apersepsi | |||||||||||||||||||||
| | | | ii. | Kegiatan Inti Guru melakukan tes tulis pada siswa | |||||||||||||||||||||
| | | | iii. | Penutup Refleksi, doa dan salam | |||||||||||||||||||||
| | | | | ||||||||||||||||||||||
| 6. | Alat/Bahan/Sumber Belajar | : | 1. Alat : kapur, papan tulis, unjuk kerja 2. Bahan : guru, peta konsep/gambar 3. Sumber belajar : § buku – buku kewirausahawan untuk SMK § buku – buku pegangan yang relevan § Instrumen penilaian pelajaran kewirausahaan § CD pembelajaran. § kliping/koran dan internet. | ||||||||||||||||||||||
| 7 | Penilaian | | | ||||||||||||||||||||||
| | a. Bentuk Penilaian | : | 1. Tes tertulis 2. Tes lesan 3. Diskusi / simulasi 4. Tugas/pengamatan menggunakan instrument portofolio | ||||||||||||||||||||||
| | b. Teknik Penilaian | : | 1 | Kognitif 1. Tes tulis 2. Tes lesan | |||||||||||||||||||||
| | | | 2 | Psikomotor 1. Tugas kelompok 2. Tugas individu 3. Diskusi kelompok /kelas | |||||||||||||||||||||
| | | | 3 | Afektif Pengamatan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar | |||||||||||||||||||||
| | c. Rubrik Penilaian | : | i. | Aspek Kognitif
Ket: Soal dan Kunci Jawaban Terlampir | |||||||||||||||||||||
| | | | ii. | Aspek Psikomotor Tugas terstruktur antara lain diskusi dan kliping.
| |||||||||||||||||||||
| | | | iii. | Aspek Afektif
| |||||||||||||||||||||
| | d. Rubrik PKPB | : | 1. Aspek PKPB a. Disiplin Ø Hadir pada saat jam pelajaran (kecuali karena sakit, atau alasan dengan izin) Ø Menyerahkan laporan, tugas ataupun pekerjaan rumah tepat waktu b. Jujur Ø Memberikan laporan, tugas, ataupun pekerjaan rumah atas hasil pengerjaannya sendiri. Ø Bersaing secara sehat dengan teman pada saat proses belajar mengajar berlangsung Ø Tidak mencontek pada saat ujian c. Kreatif dan Inovatif Ø Turut andil berpastisipasi di kelompoknya dalam setiap pengerjaan tugas ataupun presentasi kelompok Ø Menyampaikan argumen di kelas dengan sopan serta mampu memberikan masukan-masukan yang baru dalam ‘brainstorming’ yang berlangsung Ø Mempunyai inisiatif untuk berani bertanya pada guru terkait hal-hal yang belum dimengerti d. Mandiri Ø Berani untuk mengkomunikasikan pendapat atau argumennya dalam kelas Ø Teliti dalam mengerjakan tugas yang diberikan e. Peduli Sosial Ø Berempati kepada sesama teman Ø Membangun kerukunan warga kelas 2. Penilaian PKPB Nilai berupa scoring skala 1 sampai dengan 4. 1 = kurang ; 2 = cukup 3 = baik = ; 4 = sangat baik Tabel Penilain PKPB
Keterangan: M = Mandiri ; J = Jujur ; KI = Kreatif dan inovatif M = Mandiri ; PS = Peduli sosial Penentuan nilai akhir PKPB: Range skor 17-20 = A Range skor 13-16 = B Range skor kurang dari 12 = C | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 8. | Kriteria Ketuntasan | : |
Kriteria Ketuntasan Minimal = 7,50 Keterangan: 1. Peserta didik yang sudah tuntas (di atas Kriteria Ketuntasan Minimal) maka peserta didik diberi proram pengayaan 2. Peserta didik yang belum tuntas maka diberikan remidi |
Lampiran
Soal dan Kunci Jawaban
Soal!
1. Jelaskan pengertian komitmen dan pentingnya komitmen bagi wirausahawan!
2. Sebutkan faktor-faktor yang dapat meningkatkan komitmen!
3. Terangkan pentingnya kemampuan mengelola waktu untuk mencapai kesuksesan!
4. Jelaskan pengaruh mutu hasil kerja bagi seorang wirausaha!
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan ketabahan, keuletan, disiplin dan kerja sama!
Kunci Jawaban!
1. Komitmen adalah kekuatan yang mengikat seseorang pada suatu tindakan yang memiliki relevansi dengan satu atau lebih sasaran.
Komitmen penting bagi wirausahawan karena dengan adanya komitmen diharapkan wirausahawan dapat:
a. Pantang menyerah dalam keadaan apapun juga
b. Memiliki semangat yang kuat dan tahan uji di setiap tantangan penderitaan lahir batin
c. Memiliki kesabaran dalam berusaha
d. Selalu bekerja keras, berjuang dan berkorban untuk menuju keberhasilan yang diharapkan
2. Faktor-faktor yang dapat meningkatkan komitmen:
a. Konsisten, tegas dan fair
b. Mercusuar (kharismanya tidak hanya menerangi dari kejauhan, tetapi juga mempraktekkan apa yang dibicarakan dan disampaikannya)
c. Konsentrasi pada manusia (memperhatikan masalah, keinginan dan perkembangan bawahannnya untuk menciptakan atmosfir kerja yang menyenangkan dan menggairahkan
3. Pentingnya kemampuan mengelola waktu untuk mencapai kesuksesan
- Tepat waktu adalah organisasi
Artinya keseluruhan dari aktivitas kegiatan untuk mencapai suatu tujuan
- Tepat waktu adalah kekuasaan
Maksudnya waktu yang kita hadapi sekarang akan menentukan kejadian-kejadian pada masa akan datang
- Tepat waktu adalah nilai uang
Adalah bahwa waktu yang diberikan sesoarang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang dapat dinilai dengan uang
- Tepat waktu adalah ukuran
Maksudnya, menentukan berapa lama harus bekerja untuk menghasilkan sesuatu dan berapa lama waktu yang kita abaikan sehingga dapat menimbulkan kerugian
4. Pentingnya pengaruh mutu hasil kerja bagi seorang wirausahawan:
a. Memenuhi kebutuhan pelanggan
b. Standar produk
c. Penyesuaian-penyesuaian kompensasi pegawai
d. Menentukan perbaikan kinerja yang harus dilakukan
5. Ketabahan, keuletan, disiplin dan kerja sama adalah sikap-sikap yang diperlukan dalam menjaga sebuah komitmen.
a. Ketabahan, artinya tetap dan kuat di dalam menghadapi cobaan dan kesulitan hidup dalam berusaha.
b. Keuletan, artinya tangguh, kuat dan tidak mudah berputus asa
c. Disiplin, berarti latihan dan ketaatan terhadap aturan. Disiplin itu merupakan karakter yang bersifat perorangan dan datang dari diri sendiri, dan merupakan hasil dari kemauan.
d. Kerja sama, dengan bekerja sama dengan orang lain maka akan terbina suatu pergaulan yang saling membantu dan saling menolong. Sifat saling bekerja sama ini dapat terwujud bila tiap individu di dalamnya terdapat sikap saling pengertian, saling asah asih, dan saling asuh.